Sekitar 100an hari lagi Ramadhan, dan besok hari Kamis. Pertama, mari kita stop jokes kurma sunnah gorengan wajib. Karena menggabungkan dua frasa itu merendahkan selera Nabi ﷺ di bawah selera kita. Silahkan saja suka gorengan, tapi jangan bawa-bawa selera Nabi ﷺ dengan nuansa direndahkan. Kedua, rasa-rasanya belum ada riwayat shahih tentang Nabi ﷺ berbuka dengan selain kurma dan air. Cmiiw. Dan kurma itu makanan pokok. Terfakta bahwa zakat fitrah dibayar dengan kurma. Orang Indonesia pakai beras. Kalau makan kurma itu makan berat, maka warga 62 buka langsung pakai nasi ya masih wajar juga. Prinsip dasarnya asal tidak berlebihan. Ta'jil sendiri bukan bermakna makanan ringan, tapi bermakna menyegerakan berbuka. Apalagi yang mengaku makanan ringan pun, jadinya kelas berat juga, karena menggabungkan 3-4-5 jenis sekaligus. Menariknya lagi, rasa-rasanya juga belum ada riwayat shahih bahwa beliau ﷺ makan lagi setelah sholat Magrib, apalagi setelah Tarawih. Hal ini masih sanga...
Kejadiannya bermula pas satu hari sebelum Idul Adha 1447. Ketika sedang menuntun domba kurban melompat dari ketinggian 70-an cm di taman, ada nyeri yang muncul di bagian belakang lutut kiri. Walaupun ketinggian lompatan rendah dan pendaratan rasa-rasanya datar saja, tidak miring. Nyerinya langsung hilang. Tapi sejak saat itu, lutut kiri tidak bisa ditekuk lama, seperti saat bersila atau duduk antara dua sujud. Hanya tahan 10-an detik. Lebih dari itu, lutut akan tidak nyaman, dan saat berdiri, perlu waktu penyesuaian hingga bisa mulai berjalan. Sebulan berlalu, tidak ada perubahan, hingga coba diurut dengan tukang urut Cimande. Beberapa menit selesai diurut seperti terasa baikan, tapi tidak bertahan lama. Sebulan lagi berlalu tanpa perubahan, akhirnya diurut lagi, dan hasilnya tetap sama. Sebulan lain pun berlalu. Akhirnya konsul via chat ke teman SMA yang dokter spesialis kesehatan fisik dan rehabilitasi. Dianjurkan langsung ke dokter, karena sudah lama, hingga perlu dicek langsung. Ja...