1. Judi Dengan segala bentuknya, mulai dari permainan di Game Center (memasukkan koin lalu bermain mengambil barang yang tidak jelas dapat atau tidak), sampai judi online yang dianggap sekedar permainan. Padahal semuanya termasuk kategori judi yang dosa besar. "Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan." [QS. Al-Maidah: 90] 2. Risywah Menyogok aparat. Demi memudahkan segala urusan, mulai dari perizinan kecil sampai yang besar, dianggap biasa saja. Padahal dosa besar. “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemberi suap, penerima suap, dan perantaranya, yaitu orang yang menghubungkan keduanya. [HR. Ahmad, no. 22452] 3. Riba Termasuk dosa besar paling dinormalisasi, pekerjaannya legal, gedungnya mentereng. Kadang dilakukan dengan alasan ada manfaat. Padahal dosa besar. “Riba memiliki tujuh puluh dua pintu. ...
Ibnu 'Umar radhiyallahu ‘anhuma menuturkan, “Kami mengalami masa di mana kami belajar iman sebelum belajar Al-Qur’an. Saat diturunkan surah Al-Qur’an kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kami mempelajari hukum halal dan haram yang terkandung di dalamnya. Juga perintah dan larangannya. Serta aturan-aturan yang harus dipatuhi. Seperti detilnya kalian sekarang mempelajari cara membaca Al-Qur’an. Namun hari ini aku menyaksikan orang belajar Al-Qur’an sebelum belajar iman. Ia lancar membaca surah al-Fatihah hingga surah an-Nas. Namun tidak mengerti perintah dan larangan yang terkandung di dalamnya. Serta aturan-aturan yang harus dipatuhi.” [HR. Al-Baihaqiy] Jadi rajin baca Quran saja tidak menjamin akan patuh terhadap hukum Allah, termasuk dosa besar LGBT, mencuri, riba, risywah, buka aurat, dll. Di antara penyebabnya adalah pendidikan iman yang terlewat. Salah satunya iman kepada Hari Akhir, Surga dan Neraka. Khusus bahasan Neraka, rasa-rasanya penting un...