Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada hari di mana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah". Mereka bertanya : "Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?". Beliau menjawab: "Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun". (HR. Bukhari) Sebagian dalil mungkin menunjukkan haji adalah ibadah terbaik di waktu mulia ini. Sebagian lain menunjuk pada ibadah kurban. Pendapat lain malah mungkin puasa dan bertakbir. Tapi jika kita kembali pada hadits di atas, maka bisa dipahami bahwa ibadah terbaik di waktu-waktu mulia ini adalah jihad fi sabilillah. Sampai-sampai para sahabat perlu membandingkan jihad fi sabilillah di luar 10 hari Dzulhijjah dengan amal lain di dalamnya. Maka apalagi jika jihad fi sabilillah di dalam hari-hari awal Dzulhijjah? Dan yang paling t...
1. Wudhu dari rumah. 2. Pakai baju yang nyaman dan syar'i. 3. Jalan pagi menuju masjid dengan niat Sholat Dhuha. 4.Pulang bawa pahala umrah bonus badan segar sehabis jalan pagi. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "...dan barangsiapa berjalan kaki (ke masjid) untuk Sholat Dhuha, maka baginya pahala seperti pahala orang yang berumrah" "مَن مَشى إلى صَلاةٍ مَكتوبةٍ وهو مُتطهِّرٌ، كان له كأجْرِ الحاجِّ المُحرِمِ، ومَن مَشى إلى سُبْحةِ الضُّحى، كان له كأجْرِ المُعتمِرِ، وصَلاةٌ على إثرِ صَلاةٍ لا لَغوَ بيْنَهما كِتابٌ في عِلِّيِّينَ" أخرجه أبو داود (558)، وأحمد (22304) واللفظ له