Secara hakikat, jawabannya tidak bisa . وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ “Dan setiap umat mempunyai ajal. Jika ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan sesaat pun dan tidak pula percepatan.” — QS. Al-A‘raf: 34 Jadi untuk apa ikhtiar pola hidup sehat? Ada beberapa opsi jawaban; => Agar mati dalam kondisi sehat, kapan pun ajal tiba. Toh ga tahu kapan mati. => Agar bisa mengembalikan organ tubuh titipan dari Allah dalam kondisi baik, kapan pun ajal tiba. Barang titipan itu adabnya dikembalikan dalam kondisi baik, bukan rusak. => Agar mengikuti gaya hidup Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; makan sedikit, sering puasa, tidur cukup, gerak aktif, body ideal. Fans sejati akan berusaha maksimal meniru idolanya. Apakah ikhtiar pola hidup sehat pasti akan sehat? Tidak juga. Allah tidak memerintahkan kita mengatur hasil. Tapi setiap ikhtiar lillah pasti berpahala besar , dan semakin mendekatka...
Hawa nafsu makan adalah salah satu hawa nafsu yang sulit dikontrol. Apalagi dengan konten kuliner yang bertebaran di media sosial termasuk grup chat. Perlu motivasi kuat untuk bisa mengendalikan hawa nafsu tersebut. Bagi para pecinta Nabi ﷺ, hadits-hadits ini mungkin membantu. Bisa diprint lalu dibaca-baca saat merasa sulit mengontrol hawa nafsu makan. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad. 1. Tidak apa tidur dalam keadaan lapar Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: "Rasulullah ﷺ dan keluarganya pernah melewati beberapa malam berturut-turut dalam keadaan lapar, karena mereka tidak mendapatkan makan malam." [HR. at-Tirmidzi no. 2360] 2. Menangis ketika kenyang karena ingat Nabi ﷺ Dari Masruq, ia berkata: "Aku masuk menemui Aisyah, lalu ia menghidangkan makanan untukku. Ia berkata, 'Tidaklah aku makan sampai kenyang, melainkan aku menangis.' Aku bertanya, 'Mengapa?' Ia menjawab, ...