Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Kurma itu Sunnah, Gorengan Wajib?

Sekitar 100an hari lagi Ramadhan, dan besok hari Kamis. Pertama, mari kita stop jokes kurma sunnah gorengan wajib. Karena menggabungkan dua frasa itu merendahkan selera Nabi ﷺ di bawah selera kita. Silahkan saja suka gorengan, tapi jangan bawa-bawa selera Nabi ﷺ dengan nuansa direndahkan. Kedua, rasa-rasanya belum ada riwayat shahih tentang Nabi ﷺ berbuka dengan selain  kurma dan air. Cmiiw. Dan kurma itu makanan pokok. Terfakta bahwa zakat fitrah dibayar dengan kurma. Orang Indonesia pakai beras. Kalau makan kurma itu makan berat, maka warga 62 buka langsung pakai nasi ya masih wajar juga. Prinsip dasarnya asal tidak berlebihan. Ta'jil sendiri bukan bermakna makanan ringan, tapi bermakna menyegerakan berbuka. Apalagi yang mengaku makanan ringan pun, jadinya kelas berat juga, karena menggabungkan 3-4-5 jenis sekaligus. Menariknya lagi, rasa-rasanya juga belum ada riwayat shahih bahwa beliau ﷺ makan lagi setelah sholat Magrib, apalagi setelah Tarawih. Hal ini masih sanga...

Sejauh Mana Tubuh Mampu Menyembuhkan Dirinya Sendiri?

Kejadiannya bermula pas satu hari sebelum Idul Adha 1447. Ketika sedang menuntun domba kurban melompat dari ketinggian 70-an cm di taman, ada nyeri yang muncul di bagian belakang lutut kiri. Walaupun ketinggian lompatan rendah dan pendaratan rasa-rasanya datar saja, tidak miring. Nyerinya langsung hilang. Tapi sejak saat itu, lutut kiri tidak bisa ditekuk lama, seperti saat bersila atau duduk antara dua sujud. Hanya tahan 10-an detik. Lebih dari itu, lutut akan tidak nyaman, dan saat berdiri, perlu waktu penyesuaian hingga bisa mulai berjalan. Sebulan berlalu, tidak ada perubahan, hingga coba diurut dengan tukang urut Cimande. Beberapa menit selesai diurut seperti terasa baikan, tapi tidak bertahan lama. Sebulan lagi berlalu tanpa perubahan, akhirnya diurut lagi, dan hasilnya tetap sama. Sebulan lain pun berlalu. Akhirnya konsul via chat ke teman SMA yang dokter spesialis kesehatan fisik dan rehabilitasi. Dianjurkan langsung ke dokter, karena sudah lama, hingga perlu dicek langsung. Ja...

Dzikir Malam (Sebelum Tidur)

1.  Al Fatihah [HR. Al-Bazzar 4/26] 2.  Ayat Kursiy [HR.Bukhari no.5010] 3.  Dua Ayat Terakhir Al-Baqarah [HR. Muslim no.807] 4.  Al-Kafirun [HR. Abu Daud no.5016] 5.  Al-Ikhlas 3x, Al-Falaq 3x, An-Nas 3x [HR. Bukhari no.5017] 6.  Tasbih 33x, Tahmid 33x, Takbir 34x [HR. An-Nasai no.1348] 7.  Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir. Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah. Subhaanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illallah wallaahu akbar. [HR. Ibnu Hibban no.5528] 8.  Astaghfirullaah alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih 3x. [HR. Tirmidzi no.3397] Selain dzikir dan bacaan ini, masih banyak sunnah Nabi ﷺ sebelum tidur misalnya membaca QS. As-Sajadah, Tabarak, Al-Isra, Az-Zumar, Yasin, dan surat-surat musabbihat (yang diawali dengan tasbih), dll. Dokter dan berbagai jurnal ilmiah telah menganjurkan berhenti gadget setidaknya 1 jam seb...

Semua Masalah Beres?

Setelah mengkaji sirah Nabawiyah panjang lebar dalam beberapa sesi, ustadz pemateri menyampaikan sebuah hikmah bahwa; Jangan menganggap bahwa asal negara dipimpin orang shalih, doktor lulusan Madinah misalnya, dan menterinya para ulama semua, lalu tidak ada lagi masalah. Bahkan zaman Nabi ﷺ menjadi "Presiden" saja, orang munafik tetap beredar, pengkhianatan tetap terjadi, ada orang berzina, ada orang mencuri, bahkan ada fitnah selingkuh istri Nabi ﷺ yang sangat viral! Apalagi zaman kita? Fitnah akan terus bergulir sesuai zamannya. Di setiap zaman, setiap manusia mempertanggung- jawabkan amalnya masing-masing. Berada di zaman kepemimpinan emas, bukan berarti kita pasti selamat. Hidup di Mekkah di zaman Nabi ﷺ, belum tentu kita termasuk golongan yang selamat.  Kata ustadz, bayangkan, tinggal di kampung pedalaman di padang pasir, tidak dikenal di peradaban2 besar di zaman itu, tetiba ada yang ngaku Nabi dan menyuruh antum beriman, dan membelanya dengan harta dan nyaw...

Nyinyir Orang Jaman Dulu

Mungkin karena saya orang Betawi, di antara kesan yang teringat dari latahnya para orang tua kami terhadap kondisi yang tidak sesuai adalah ucapan: "astaghfirullah al'adziim..!" Ketika ada orang ribut tengah malam, "astaghfirullah al'adziim, ga tahu apa orang pada tidur?!" Ketika ada anak kecil telanjang lari-larian di jalanan, "astaghfirullah al'adziim, ga diajarin apa sama emaknya?!" Termasuk ketika perempatan jalan semrawut karena lampu merah mati, "astaghfirullah al'adziim, gimana sih ini polisi kagak bantuin ngatur?!" Nyinyir2 mereka, dalam kesan dan ingatan saya, sering didahului istighfar. Minta ampun dari dosa. Dan ini ternyata memang tercantum dalam dalil-dalil syariat; bahwa keburukan yang terjadi pada kita, atau di sekitar kita, itu karena ada dosa kita juga. وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَن كَثِيرٍ "Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh ...

Tongseng Hikmah

Seorang laki-laki dengan rambut kusut, badan berdebu, berperawakan kurus, tulang tubuhnya berbalur daging tipis. Tapi ia bukan orang sembarangan, ia tercatat mengalahkan 100 musuh dalam laga _man to man_ di medan perang. Bahkan sengaja dilempar oleh rekan-rekannya ke dalam benteng musuh, untuk membuka pintu benteng sendirian dari dalam (padahal pasukan musuh berkumpul di dalamnya)! Ini bukan tokoh fiksi dalam komik atau anime (yang kadang diselipi pornografi), tapi ini adalah tokoh asli yang hadir dalam sejarah. Al-Barra bin Malik radhiallahu 'anhu. Lalu apa hubungannya sama Tongseng Hikmah? Tongseng Hikmah adalah sebutan para santriwati Pondok Pesantren Al-Hassan untuk menu hari Jumat di dapur mereka. Dinamakan Tongseng Hikmah, karena _sedikit sekali dagingnya, yang banyak itu hikmahnya._ Ketika putri kami menceritakan pengalamannya ini, maka kami ceritakan kisah Al-Barra bin Malik radhiallahu 'anhu. Badannya kurus, berbalur daging tipis. Apa sih makanan beliau seh...

Mengapa Keluarga Kita Berusaha Tidak Ke Mall

Pertama, karena mall, terutama di kota-kota besar, banyak berisi orang-orang yang terbuka auratnya. Terlebih para wanita. Bagaimana mendidik anak lelaki untuk membenci pornografi, jika jalan-jalan keluarganya adalah ke tempat diumbarnya aurat? Bagaimana mendidik anak perempuan bahagia dengan pakaian lebar nan syar'i, jika sering melihat sesama jenisnya bebas berpakaian sangat terbuka dan ketat? Hukum menutup aurat di tempat umum adalah wajib. Dan hukum melihat aurat orang lain adalah haram. Hukum ini tidak berubah hanya karena berubahnya zaman.   Kedua, Sahabat Salman Al-Farisi radhiallahu 'anhu sudah mengingatkan; "...pasar adalah tempat berkumpulnya setan dan di sana mereka menancapkan benderanya." [HR. Muslim 2451] Imam Al-Qurtubi mengomentari hadis-hadis tentang pasar; “Pada hadis-hadis tersebut terdapat dalil dibencinya masuk pasar. Terutama pasar di zaman ini , dimana lelaki dan wanita bercampur jadi satu. Demikianlah yang disampaikan para ulama kita...

Menghabiskan Makanan Juga Mubazir?

Mubazir sendiri bukan hal sepele, karena Al-Quran bilang; اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِۗ وَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا "Sesungguhnya para mubazziriin adalah saudara-saudaranya setan, dan setan itu sangat kufur kepada Tuhannya." Jadi mubazir itu saudaranya setan, dan tanda kufur nikmat kepada Allah. Dalam konteks makanan, kemubaziran bisa terjadi dua jenis. Pertama, mubazir karena menyisakan makanan sehingga dibuang.  Kedua, mubazir karena berlebihan makan sehingga jadi penyakit.  Aslinya tidak butuh, bahkan berbahaya, tapi karena hawa nafsu, dimasukkan juga ke dalam perut. Mubazir. Contohnya penderita diabetes yang meminum es teh manis. Dilema kedua jenis kemubaziran terkadang muncul ketika menghadapi makanan gratis. Ada tawaran nasi box gratis, tapi lagi diet nasi, jadi nasi cuma mau makan setengah.  Kalau dimakan semua bertentangan dengan diet kesehatannya, kalau ga dimakan mubazir. Bingung? Sebenarnya ga usah bi...

Bisakah AI Memberi Fatwa?

Dalam kajian ushul fiqih oleh Dr. Muntaha Artalim Zaim MA, ada pertanyaan menarik yang dimunculkan; "Bisakah AI Memberi Fatwa?". Pemateri yang merupakan pakar ushul fiqih International Islamic University Malaysia ini pun membuka rujukan dari ulama terdahulu terkait syarat Pemberi Fatwa (Mufti). Syarat pertama: Muslim. Langsung mental-lah AI. Karena dia tidak beragama. Okey dia mungkin menguasai berbagai sumber kitab yang beredar di internet. Tapi dia kafir, minimal atheis. Jadi kalau ada yang menanyakan tafsir Quran, atau makna hadits ke AI, itu seperti bertanya ke orang atheis (yang mungkin sangat pintar). Kira-kira langsung percayakah kita? Iya betul, dia bisa menyebutkan sumber rujukan bahkan tautan situsnya. Tapi pertanyaannya sama, apakah kita langsung percaya dia pasti mengutipnya dengan benar tidak dicampur pendapatnya sendiri? Anggaplah punya teman orang atheis yang rajin mempelajari berbagai kitab ulama muslim. Apakah kita akan meminta "fatwa" k...

Bebas Makan Asal Tidak Berlebihan

Sesuai Al-Quran; كُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ “Makanlah dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” --QS. Al-A‘raf: 31 Namun, jika ditabburi dengan POV medis modern, maka berlebih-lebihan adalah ketika; - Kolesterol berlebihan, - Asam urat berlebihan, - Gula darah berlebihan, Sementara kita skip dulu lingkar pinggang dan berat badan berlebih. Termasuk fungsi ginjal yang menurun berlebihan, atau sumbatan berlebihan pada pembuluh darah. Jadi, kalau sudah berlebih, sesuai ayat di atas, maka harus diatur makannya. Gak masuk alasan punya obat penurun kolesterol, asam urat, atau gula darah lalu merasa bebas makan. Tubuh sudah ngasih alarm, jangan diakalin obat lalu merasa bebas makan. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun sudah beri contoh; makan sedikit, banyak puasa, plus warning bahwa perut adalah wadah terburuk. Allah tidak suka orang yang berlebih-lebihan. Se...

Apakah Gaya Hidup Sehat Bisa Menunda Ajal?

Secara hakikat, jawabannya tidak bisa . وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ “Dan setiap umat mempunyai ajal. Jika ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan sesaat pun dan tidak pula percepatan.” — QS. Al-A‘raf: 34 Jadi untuk apa ikhtiar pola hidup sehat? Ada beberapa opsi jawaban; => Agar mati dalam kondisi sehat, kapan pun ajal tiba. Toh ga tahu kapan mati. => Agar bisa mengembalikan organ tubuh titipan dari Allah dalam kondisi baik, kapan pun ajal tiba. Barang titipan itu adabnya dikembalikan dalam kondisi baik, bukan rusak. => Agar mengikuti gaya hidup Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; makan sedikit, sering puasa, tidur cukup, gerak aktif, body ideal. Fans sejati akan berusaha maksimal meniru idolanya.  Apakah ikhtiar pola hidup sehat pasti akan sehat? Tidak juga. Allah tidak memerintahkan kita mengatur hasil. Tapi setiap ikhtiar lillah pasti berpahala besar , dan semakin mendekatka...

Hadits-Hadits Motivasi Lapar

Hawa nafsu makan adalah salah satu hawa nafsu yang sulit dikontrol. Apalagi dengan konten kuliner yang bertebaran di media sosial termasuk grup chat. Perlu motivasi kuat untuk bisa mengendalikan hawa nafsu tersebut. Bagi para pecinta Nabi ﷺ, hadits-hadits ini mungkin membantu. Bisa diprint lalu dibaca-baca saat merasa sulit mengontrol hawa nafsu makan. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad. 1. Tidak apa tidur dalam keadaan lapar   Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: "Rasulullah ﷺ dan keluarganya pernah melewati beberapa malam berturut-turut dalam keadaan lapar, karena mereka tidak mendapatkan makan malam." [HR. at-Tirmidzi no. 2360] 2. Menangis ketika kenyang karena ingat Nabi ﷺ Dari Masruq, ia berkata: "Aku masuk menemui Aisyah, lalu ia menghidangkan makanan untukku. Ia berkata, 'Tidaklah aku makan sampai kenyang, melainkan aku menangis.' Aku bertanya, 'Mengapa?' Ia menjawab, ...

Manusia Kayak Apa Sih Nabi Kita?

Shallallahu 'alaihi wasallam.. Beliau itu kepala negara, jenderal tertinggi, teman halaqahnya pun pengusaha kaya macam Abu Bakr dan Utsman radhiyallahu 'ahuma. Tapi kok bisa beliau dan keluarganya harus menahan lapar selama beberapa malam berturut-turut karena tidak ada makanan [HR. Tirmidzi no.2360]. Bahkan sampai ada hari-hari berpuasa karena tidak punya makanan di pagi hari [HR. Muslim no.1951]. Sampai-sampai, Bunda Aisyah pun, sepeninggal beliau, selalu menangis jika makan sampai kenyang, karena teringat Baginda yang jarang makan hingga kenyang [HR. Tirmidzi no.2279]. Yaa Rabb...  Kita yang makan kenyang seenaknya ini bisa jadi ga sopan kepada Ibunda. Hebatnya, walau makan sedikit, dan sering puasa, perut beliau disebut-sebut six pack , seperti lembaran kertas yang digulung [HR. Thabrani 24/413]. Beliau sangat strong , seperti saat menghancurkan batu besar di perang Khandaq. Bahkan dari sirah dapat dihitung rerata 2 bulan sekali terjun ke medan perang.  Belum ...

Anak dan Harta adalah Ujian

Apakah harta yang banyak atau sedikit, apakah anak yang shalih atau yang tidak shalih, semuanya adalah ujian. إِنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَأَوْلَٰدُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَٱللَّهُ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٌ "Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah ujian (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar." [QS. Ath-Thaghabun: 15] Betul, harta yang sedikit membuat kehidupan terasa berat. Tapi harta yang banyak juga ujian berat, apakah hanya jadi ajang berlebihan dalam perkara mubah, atau jadi infaq fi sabilillah.  Seringan apa mengeluarkan 100 juta untuk jalan-jalan keluarga, dan seringan apa mengeluarkan 100 juta untuk Gaza, misalnya. Demikian juga, anak yang bermaksiat dan susah diatur adalah ujian yang berat. Tapi anak yang shalih juga ujian berat. Apakah jadi ajang saling berbangga keshalihan, atau tulus ikhlas menazarkan anak sebagai calon syuhada di jalan juang. Di zaman medsos, harta dan anak juga menjadi konten demi eksistensi. Satu bisikan setan yang mem...

Untuk Apa Mendoakan Teman-Teman Anak Kita?

Dalam kitab Tarbiyatul Awlad fil Islam, Syaikh Abdullah Nashih Ulwan menegaskan bahwa teman adalah perkara penting dalam pendidikan Anak. Teman memiliki pengaruh besar dalam menjaga  keshalihan dan kelurusan akhlak. Sebaliknya, pengaruh teman juga bisa membelokkannya. Apa yang sudah dibangun oleh orang tua, memungkinkan untuk dihancurkan oleh pertemanan. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sendiri sudah mengingatkan bagaimana "teman nongkrong" (الْجَلِيسِ) dapat mempengaruhi seseorang; “Pemisalan teman duduk yang shalih dan teman duduk yang jelek adalah bagaikan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak wangi olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau terkena baunya yang tidak enak.”  [HR. Bukhari no. 2101] Tantangannya, pergaulan atau pertemanan adalah wilayah yang mustahil dikendalikan penuh oleh orang tu...

Normalisasi Dosa Besar

1.  Judi Dengan segala bentuknya, mulai dari permainan di Game Center (memasukkan koin lalu bermain mengambil barang yang tidak jelas dapat atau tidak), sampai judi online yang dianggap sekedar permainan. Padahal semuanya termasuk kategori judi yang dosa besar. "Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan." [QS. Al-Maidah: 90] 2.  Risywah Menyogok aparat. Demi memudahkan segala urusan, mulai dari perizinan kecil sampai yang besar, dianggap biasa saja. Padahal dosa besar. “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemberi suap, penerima suap, dan perantaranya, yaitu orang yang menghubungkan keduanya. [HR. Ahmad, no. 22452] 3.  Riba Termasuk dosa besar paling dinormalisasi, pekerjaannya legal, gedungnya mentereng. Kadang dilakukan dengan alasan ada manfaat. Padahal dosa besar. “Riba memiliki tujuh puluh dua pintu. ...

Iman Sebelum Al-Quran

Ibnu 'Umar radhiyallahu ‘anhuma menuturkan, “Kami mengalami masa di mana kami belajar iman sebelum belajar Al-Qur’an.  Saat diturunkan surah Al-Qur’an kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kami mempelajari hukum halal dan haram yang terkandung di dalamnya. Juga perintah dan larangannya. Serta aturan-aturan yang harus dipatuhi. Seperti detilnya kalian sekarang mempelajari cara membaca Al-Qur’an. Namun hari ini aku menyaksikan orang belajar Al-Qur’an sebelum belajar iman. Ia lancar membaca surah al-Fatihah hingga surah an-Nas. Namun tidak mengerti perintah dan larangan yang terkandung di dalamnya. Serta aturan-aturan yang harus dipatuhi.”  [HR. Al-Baihaqiy] Jadi rajin baca Quran saja tidak menjamin akan patuh terhadap hukum Allah, termasuk dosa besar LGBT, mencuri, riba, risywah, buka aurat, dll. Di antara penyebabnya adalah pendidikan iman yang terlewat. Salah satunya iman kepada Hari Akhir, Surga dan Neraka.  Khusus bahasan Neraka, rasa-rasanya penting un...

Jika Mengikuti Sunnah, Niscaya Umat Tidak Akan Nyampah

Tidak akan nyampah maksudnya berjuang sebisa mungkin mengurangi sampah. Karena ini termasuk ibadah yang dilupakan, di tengah kondisi darurat sampah, yang cenderung diremehkan. 1.Tidak Nyampah Organik Jangan sisakan makanan, bahkan sekedar air putih di gelas air mineral. اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِۗ "Sesungguhnya mubadzir itu saudaranya setan" [QS. Al-Isra: 27] Siapa yang mau menjadi saudaranya setan? Bahkan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjilati jari-jari dan alat makan; "Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh menjilati jari jemari tangan dan piring. Beliau bersabda: 'Sesungguhnya kalian tidak mengetahui dimana letak barakahnya.' " [Shahih Muslim no.3792] Jadi makan itu benar habis-bis. Sebuah publikasi di Jepang menunjukkan data bahwa 1 sendok mayones yang terbuang ke saluran air, maka perlu diencerkan dengan 12 bak mandi air (!), agar saluran air tersebut tetap layak untuk hidup biota air. Ba...

Benteng Keluarga di Era Medsos

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: فَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوْبِهَاۚ  وَمِنْ اٰنَاۤئِ الَّيْلِ فَسَبِّحْ وَاَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضٰى "Maka, bersabarlah engkau atas apa yang mereka katakan dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam. Bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari agar engkau merasa tenang." [QS. Toha :130] Di zaman medsos, banyak komentar dan chat serta informasi yang harus dihadapi dengan kesabaran. Dari haters maupun lovers, sama saja.  Bersabar tidak ngedrop saat dihina, dan bersabar tidak jumawa saat dipuji. Cara menguatkan kesabaran dengan perbanyak dzikir pagi dan petang. Baca Al-Matsurat, dan Tilawah Al-Quran. Saat Subuh dan saat Magrib. Makanya gerakan Magrib Mengaji di keluarga itu penting. Minimal jangan diisi nongkrong atau jalan-jalanlah. Di rumah saja. Hadits bilang magrib itu waktuny...

Apa Amal Terbaik di Sepuluh Awal Dzulhijjah?

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada hari di mana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah". Mereka bertanya : "Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?". Beliau menjawab: "Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun". (HR. Bukhari) Sebagian dalil mungkin menunjukkan haji adalah ibadah terbaik di waktu mulia ini. Sebagian lain menunjuk pada ibadah kurban. Pendapat lain malah mungkin puasa dan bertakbir. Tapi jika kita kembali pada hadits di atas, maka bisa dipahami bahwa ibadah terbaik di waktu-waktu mulia ini adalah jihad fi sabilillah. Sampai-sampai para sahabat perlu membandingkan jihad fi sabilillah di luar 10 hari Dzulhijjah dengan amal lain di dalamnya. Maka apalagi jika jihad fi sabilillah di dalam hari-hari awal Dzulhijjah? Dan yang paling t...

Tips Bisa "Pergi Umrah" Setiap Pagi

1.  Wudhu dari rumah. 2.  Pakai baju yang nyaman dan syar'i. 3.  Jalan pagi menuju masjid dengan niat Sholat Dhuha. 4.Pulang bawa pahala umrah bonus badan segar sehabis jalan pagi. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "...dan barangsiapa berjalan kaki (ke masjid) untuk Sholat Dhuha, maka baginya pahala seperti pahala orang yang berumrah" "مَن مَشى إلى صَلاةٍ مَكتوبةٍ وهو مُتطهِّرٌ، كان له كأجْرِ الحاجِّ المُحرِمِ، ومَن مَشى إلى سُبْحةِ الضُّحى، كان له كأجْرِ المُعتمِرِ، وصَلاةٌ على إثرِ صَلاةٍ لا لَغوَ بيْنَهما كِتابٌ في عِلِّيِّينَ" أخرجه أبو داود (558)، وأحمد (22304) واللفظ له

Doa Agar Anak Dilindungi dari Kecanduan Gadget?

Diadaptasi dari QS. Al-Hujurat ayat 7, yang menceritakan bagaimana Allah menjadikan hati para sahabat mencintai keimanan dan membenci keburukan; اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْهِ الْإِيمَانَ وَالْقُرْآنَ، وَزَيِّنْهُمَا فِي قَلْبِهِ، وَكَرِّهْ إِلَيْهِ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَإِدْمَانَ الْجَوَّالِ، وَاجْعَلْهُ مِنَ الرَّاشِدِينَ "Ya Allah jadikanlah ia cinta pada keimanan dan Al-Quran, dan jadikanlah keduanya indah di dalam hatinya. Dan jadikanlah ia benci pada kekafiran, kefasikan, dan kecanduan HP, serta jadikanlah ia bagian dari orang-orang yang mendapat petunjuk."

Qunut Nazilah Singkat

Mari sebarkan untuk dibaca saat Khutbah Jumat atau saat Qunut Subuh... اَللّٰهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ الْغَاصِبِينَ،  فَإِنَّهُمْ أَكْثَرُوا الْفَسَادَ وَقَتَلُوا الْعِبَادَ Ya Allah, hancurkanlah Yahudi penjajah, karena mereka berbuat banyak kerusakan, dan membunuh hamba-hambaMu. اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا الْمُرَابِطِينَ فِي الْأَرْضِ الْمُقَدَّسَةِ وَأَنْزِلْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةَ Ya Allah, tolonglah saudara-saudara kami yang berjaga di tanah yang suci (Palestina), Dan turunkanlah kepada mereka ketenangan. اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَئِمَّةَ الْمُسْلِمِينَ  وَاجْعَلْهُمْ فِيمَنْ يَخَافُكَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ Ya Allah, perbaikilah para pemimpin kaum muslimin, dan jadikan mereka orang-orang yang takut kepada-Mu, wahai Tuhan seluruh alam. اللَّهُمَّ وَحِّدْ صُفُوفَ الْمُسْلِمِينَ وَارْزُقْنَا صَلَاةً فِي الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى مُحَرَّرًا يَا قَوِيُّ يَا مَتِينُ Ya Allah, satukanlah barisan kaum muslimin, Dan karuniakanlah kepada kami untuk shalat di Masjid Al-Aqsa dala...

Doa Akhir Ramadhan

Dari doa khatmul Quran Makkah Al Mukarramah إِلَهَنَا.. قَدْ حَضَرْنَا خَتْمَ كِتَابِكَ وَأَنَخْنَا مَطَايَانَا بِبَابِكَ لَا تَرُدَّنَا عَنْ جَنَابِكَ فَإِنْ تَرُدَّنَا فَإِنَّهُ لَا حَوْلَ لَنَا وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ اللَّهُمَّ ارْحَمْنَا إِذَا صِرْنَا إِلَى مَا صَارُوا إِلَيْهِ، تَحْتَ الْجَنَادِلِ وَالتُّرَابِ وَحْدَنَا اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى الْمَوْتِ وَسَكْرَتِهِ، وَالْقَبْرِ وَظُلْمَتِهِ، وَالصِّرَاطِ وَزَلَّتِهِ، وَيَوْمِ الْقِيَامَةِ وَكُرْبَتِهِ وَاجْعَلْ آخِرَ كَلَامِنَا مِنَ الدُّنْيَا شَهَادَةَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا الله، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ الله وَتَوَفَّنَا وَأَنْتَ رَاضٍ عَنَّا غَيْرَ غَضْبَان --- > "Wahai Tuhan kami.. Kami telah hadir mengkhatamkan Kitab-Mu, > Dan kami telah menghentikan tunggangan kami (bersimpuh) di pintu-Mu, > Maka janganlah Engkau mengusir kami dari haribaan-Mu, > Karena jika Engkau mengusir kami, maka sungguh tiada daya dan kekuatan bagi kami kecuali dengan pertolongan-Mu. >  ...

Doakan Para Pemuda dan Wanita Muslimin

Dari Qunut Witir Khataman Quran Masjidil Haram... اللَّهُمَّ أَصْلِحْ شَبَابَ الْمُسْلِمِيْنَ اللَّهُمَّ احْفَظْهُمْ مِنَ الْأَفْكَارِ الْمُنْحَرِفَةِ، وَاعْصِمْهُمْ مِنَ الْإِفْرَاطِ وَالتَّفْرِيْطِ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ نِسَاءَ الْمُسْلِمِيْنَ اللَّهُمَّ زَيِّنْهُنَّ بِالْحِجَابِ، وَجَمِّلْهُنَّ بِالْحَيَاءِ وَالْعِفَّةِ وَالِاحْتِشَامِ "Ya Allah, perbaikilah keadaan pemuda-pemuda kaum muslimin. Ya Allah, jagalah mereka dari pemikiran-pemikiran yang menyimpang, dan peliharalah mereka dari sikap berlebih-lebihan serta perbuatan meremehkan." "Ya Allah, perbaikilah keadaan wanita-wanita kaum muslimin. Ya Allah, hiasilah mereka dengan hijab, dan indahkanlah mereka dengan rasa malu, kesucian diri, serta kesantunan"

Benarkah Lailatul Qadar Senilai 1000 Bulan?

Salah. Yang benar lebih dari 1000 bulan. Bisa 1001, bisa 2000, bisa 200.000, bisa 2.000.000 bulan, dst tak terhingga. Jadi kalau masih berkutat di angka seribu bulan atau 84 tahun, bisa jadi kita mengecilkan keagungan Lailatul Qadar, (dan keagungan Al-Quran). Lailatul Qadar adalah malam unlimited barakah. Ibadah terbaik di dalamnya? Nabi shallallahu 'alayhi wasallam bersabda; مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” [HR. Bukhari, no. 1901] Dari hadits ini, sebagian ulama menyebut bahwa berdiri tuk shalat adalah ibadah yang terbaik saat Lailatul Qadar. Baca Quran? Jika dibaca sambil shalat (walau dengan memegang mushaf), maka itu lebih baik. Dan bisa diperbanyak doa di saat-saat sujud.  اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي === اللَّهُمَّ ارْزُق...

Laylatul Qadar Malam Ke-24?

Ibnu Hazm dalam kitab Al-Muhalla berkata; "Andaikata Ramadhan itu 29 hari, maka dapat dipastikan bahwa awal dari sepuluh malam terakhir adalah malam ke-20. Sehingga, laylatul qadar dimungkinkan jatuh pada malam ke-20, atau ke-22, atau ke-24, atau ke-26, atau ke-28. Karena inilah malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir." Di antara yang menguatkan pendapat malam ke-24 ada Anas dan Hasan, Abu Said Al-Khudri dan Abu Dzar. Bahkan Hasan Al-Bashri mengatakan, رَقَبْتُ الشَّمسَ عشرين سنة، ليلَة أربع وعشرين، فكانت تطلعُ لا شُعاعَ لها “Aku memperhatikan matahari selama dua puluh tahun. Pada malam ke-24 esok harinya, matahari terbit tidak bersinar tajam (sebagai tanda Laylatul Qadar)” [Lathaiful Ma'arif hlm.355] Lho kok? Tidak perlu bingung, karena Nabi shallallahu 'alayhi wasallam yang memerintahkan mengejar di malam ganjil sekalipun tetap i'tikaf full 10 hari tidak pulang. Menarik mendengar penjelasan pakar tafsir Indonesia Syaikh Dr. Saiful Bahri; bahwa...

Permohonan kepada Khatib Sholat Id

Survei SMRC tahun 2024 menunjukkan bahwa hanya sekitar 65% muslim Indonesia yang selalu/rutin berpuasa Ramadhan. Artinya lebih dari sepertiga muslim Indonesia masih bolong-bolong puasanya. Indonesia Muslim Report 2019 bahkan menyebutkan hanya sekitar 38% muslim yang selalu sholat 5 waktu, hampir dua pertiga muslim sholatnya masih bolong-bolong. Keduanya rukun islam dan meninggalkannya dosa besar, tapi masih banyak sekali muslim yang tidak menjaganya. Namun, mereka yang tidak sholat dan tidak puasa itu, insya Allah 95%nya akan menghadari Sholat Id dan mendengarkan khutbahnya. Bahkan mereka yang masih bolos khutbah Jumat masih sangat mungkin duduk diam mendengar Khutbah Id. Inilah salah satu momen terpenting membangun kesadaran mereka. Karenanya, mohon bantuan para Khatib Id, _apapun tema khutbahnya_, kiranya dapat menyelipkan kalimat-kalimat seperti; "Bagi yang pernah tidak berpuasa Ramadhan tanpa uzur, bertaubatlah, karena itu dosa besar." "Bagi yang masih bo...

Penyambung Mutiara

Ada seorang ulama di kalangan tabi’in yang bernama Qatadah bin Da’amah, salah seorang murid dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Seorang Imam Ahmad bin Hambal pun memuji beliau sebagai pakar tafsir.  Dikisahkan bagaimana Imam Qatadah berinteraksi dengan Al-Qur’an, “Qatadah biasanya mengkhatamkan Al-Qur’an dalam tujuh hari. Namun jika datang bulan Ramadhan ia mengkhatamkannya setiap tiga hari. Ketika datang sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, ia mengkhatamkan setiap malamnya.”  (Siyar A’lam An-Nubala’, 5: 276) Dan mutiara-mutiara kisah salafush shalih bersama Quran bertebaran dalam sejarah...  Untaian mutiara yang terus bersambung bahkan bersama para mujahidin Ghazzah... Apakah kita termasuk dalam barisan penyambung kisah? Selamat menyambut 10 malam terakhir.

Financial Freedom Ketemu Ramadhan

Memang kalau sudah bebas finansial mau ngapain? Mungkin akan seperti Bunda Aisyah RA kali ya, disebutkan beliau mulai tilawah di awal siang, lalu ketika matahari terbit baru tidur. (Lathaiful Ma'arif 1/171) Artinya tilawah dari Zuhur sampai Syuruq hari berikutnya! Atau mungkin Imam Al-Aswad juga contoh mukmin yang bebas finansial; “Al-Aswad biasa mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan setiap dua malam.” (Siyar A’lam An-Nubala, 4: 51). Atau Imam Qatadah; "... jika datang bulan Ramadhan, ia mengkhatamkannya setiap tiga hari. Bahkan ketika datang sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, ia mengkhatamkannya setiap malam.” (Siyar A’lam An-Nubala’, 5: 276) Dan tidak perlu menyebut Imam Syafi'i sepertinya, sudah terlalu masyhur! Ramadhan sudah berlalu setengah, menangislah orang-orang yang terpenjara oleh medsos, oleh game, oleh kuliner, oleh dunia, sehingga sedikit bacaan Qurannya, dan puas dengan target khatam seadanya. Tidaklah Ramadhan mulia kecuali karena Q...

Empat Amalan Lisan Ramadhan

1️⃣Tilawah Ramadhan adalah bulan Al-Quran. 2️⃣Dzikir Banyak dzikir berpahala tinggi, maka di Ramadhan akan lebih tinggi. 3️⃣Doa Allah mengkhususkan Ramadhan sebagai tempat pengabulan doa. 4️⃣Perbanyak Diam Karena banyak diam menyelamatkan dari ghibah, dusta (walau bercanda), debat (walaupun benar), yang semuanya berpotensi merusak pahala puasa. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Aku akan menjamin rumah di tepi surga bagi seseorang yang meninggalkan debat meskipun benar. Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi seseorang yang meninggalkan dusta meskipun bercanda...." [HR. Abu Dawud no. 4167] === Hikmah Kajian Subuh 11 Ramadhan

Kurma Sunnah, Gorengan Wajib?

Sejak kapan ya, selera Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dibuat jokes dengan posisi seolah lebih rendah daripada selera kita? Apalagi sedemikian banyak pakar kesehatan menyarankan untuk menjauhi gorengan saat berbuka, eh masih dibela juga, dengan jokes yang merendahkan selera Nabi pula. Tahan lapar 13 jam bisa. Tahan gorengan beberapa menit saat ta'jil ga bisa. Tahan lapar 13 jam bisa jadi ibadah. Jangan dirusak dengan jokes unfaedah. Semoga Allah terus perbaiki Ramadhan kita. --- Menanti berbuka pertama

Dalil "Berbukalah Dengan Yang Manis"

Imam Ibnul Qayyim saat membahas hikmah berbuka dengan kurma dalam Zaadul Ma'ad mengatakan; ".. Sebab memberi tubuh sesuatu yang manis di saat perut kosong sangat mudah diterima tubuh dan cepat menghasilkan kekuatan. Terutama sekali kekuatan pikiran. Di mana ia menyerap kekuatan darinya. Sementara manisan kota Madinah adalah kurma. Mereka tumbuh besar dengan memakannya . Ia bagi mereka adalah makanan pokok sekaligus lauk pauk." Seolah anjuran berbuka dengan kurma dikarenakan itulah "manisan" yang biasa dimakan penduduk Madinah. Penduduk negeri lain, silahkan makan "manisan" yang sesuai daerahnya, yang mudah didapat. Imam Asy Syaukani dalam Naylul Authar bahkan lebih dalam lagi bahasannya; وَإِذَا كَانَتْ الْعِلَّةُ كَوْنَهُ حُلْوًا وَالْحُلْوُ لَهُ ذَلِكَ التَّأْثِيرُ فَيُلْحَقُ بِهِ الْحَلَوِيَّاتُ كُلُّهَا، أَمَّا مَا كَانَ أَشَدَّ مِنْهُ فِي الْحَلَاوَةِ فَبِفَحْوَى الْخِطَابِ، وَمَا كَانَ مُسَاوِيًا لَهُ فَبِلَحْنِهِ." "Kalau ...

Menghadapi Orang Gila...

Gila sih emang, ada orang (sok) berkuasa yang mengurung satu kota, di dalamnya orang-orang dibunuh, wanita-wanita diperkosa, anak-anak dibiarkan mati kelaparan. Yang mau kirim makanan ke dalam harus seizin dia, yang mau masuk untuk menolong harus seizin dia. Atau minimal seizin teman dia. Gila sih emang. Jadi dia yang nyiksa, dia juga yang ngatur apa dan siapa yang bisa menolong masuk. Dunia luar juga agak gila, karena ga da satupun yang "mampu" menolong, walau punya angkatan bersenjata lengkap. Ga berani terang-terangan perang sama orang gila yang sedang ngebunuhin manusia seenaknya. Satu2nya yang mampu dilakukan saat ini tuk menolong adalah memanfaatkan celah kegilaan si Paling Gila ketika dia ngebolehin makanan, tenaga medis atau pasukan penolong masuk. Celah sempit yang terlihat kotor dan bau busuk. Tapi setidaknya bisa mengurangi sedikit pembunuhan, mengurangi sedikit pemerkosaan, mengurangi sedikit kematian bayi yang kelaparan.  Celah yang sedikit demi sedik...

Taqwa dan Kaya Lebih Banyak Pahala?

Suatu ketika sahabat Nu’man bin Basyir radhiallahu’anhu, berkata kepada para sahabat yang lain: “Bukankah kalian bisa makan dan minum semau kalian? Sungguh aku melihat Nabi kalian Shallallahu’alaihi Wasallam bahkan tidak memiliki daql (kurma jelek) sama sekali. Dan tidak ada makanan yang bisa memenuhi perutnya” (HR. Muslim no. 2977). Jangan tanya terkait tabungan emas atau sesering apa jalan-jalan ke luar negeri, makan saja masih kurang. Tapi siapa yang bisa menyaingi tabungan pahala beliau? Dalam hal ibadah harta sekalipun, orang yang sedikit hartanya sangat mungkin mengalahkan ibadah harta orang kaya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham“. Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau jelaskan, “Ada seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu d...

Financial Freedom

Merujuk pada manusia terbaik shallallahu `alaihi wasallam, beliau menikahi Khadijah Al-Kubra dengan mahar 20 ekor unta, atau Rp 600 juta jika dikonversi nilai saat ini. Usia 25 tahun, mahar 600 juta. Pun, harta berlimpah beliau itu lenyap diserap dakwah dan umat, setelah beliau menjadi Rasul Allah.  Tercatat Ummul Mu'minin `Aisyah RA bercerita bagaimana dapur baginda sering tidak ngebul , dan hanya makan kenyang 2-3 hari sekali. Mengikuti sang teladan, tercatat Abu Bakr RA yang pernah menginfakkan seluruh hartanya di perang Tabuk, dan `Umar RA yang menginfakkan setengah hartanya di perang yang sama. 3 real best friends yang makamnya berdampingan di komplek Masjid Nabawi Asy-Syarif ini adalah contoh terbaik Financial Freedom ; totalitas infaq fi sabilillah. Ga nunggu kaya, ga takut miskin. Merdeka finansial dalam arti sebenarnya. `Umar bin Khattab mungkin yang paling ringan, karena infaq tuk jihadnya sama dengan yang disisakan tuk rumahnya. Ibaratnya, kalau bisa jalan-...