Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Anak dan Harta adalah Ujian

Apakah harta yang banyak atau sedikit, apakah anak yang shalih atau yang tidak shalih, semuanya adalah ujian. إِنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَأَوْلَٰدُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَٱللَّهُ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٌ "Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah ujian (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar." [QS. Ath-Thaghabun: 15] Betul, harta yang sedikit membuat kehidupan terasa berat. Tapi harta yang banyak juga ujian berat, apakah hanya jadi ajang berlebihan dalam perkara mubah, atau jadi infaq fi sabilillah.  Seringan apa mengeluarkan 100 juta untuk jalan-jalan keluarga, dan seringan apa mengeluarkan 100 juta untuk Gaza, misalnya. Demikian juga, anak yang bermaksiat dan susah diatur adalah ujian yang berat. Tapi anak yang shalih juga ujian berat. Apakah jadi ajang saling berbangga keshalihan, atau tulus ikhlas menazarkan anak sebagai calon syuhada di jalan juang. Di zaman medsos, harta dan anak juga menjadi konten demi eksistensi. Satu bisikan setan yang mem...

Untuk Apa Mendoakan Teman-Teman Anak Kita?

Dalam kitab Tarbiyatul Awlad fil Islam, Syaikh Abdullah Nashih Ulwan menegaskan bahwa teman adalah perkara penting dalam pendidikan Anak. Teman memiliki pengaruh besar dalam menjaga  keshalihan dan kelurusan akhlak. Sebaliknya, pengaruh teman juga bisa membelokkannya. Apa yang sudah dibangun oleh orang tua, memungkinkan untuk dihancurkan oleh pertemanan. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sendiri sudah mengingatkan bagaimana "teman nongkrong" (الْجَلِيسِ) dapat mempengaruhi seseorang; “Pemisalan teman duduk yang shalih dan teman duduk yang jelek adalah bagaikan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak wangi olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau terkena baunya yang tidak enak.”  [HR. Bukhari no. 2101] Tantangannya, pergaulan atau pertemanan adalah wilayah yang mustahil dikendalikan penuh oleh orang tu...

Normalisasi Dosa Besar

1.  Judi Dengan segala bentuknya, mulai dari permainan di Game Center (memasukkan koin lalu bermain mengambil barang yang tidak jelas dapat atau tidak), sampai judi online yang dianggap sekedar permainan. Padahal semuanya termasuk kategori judi yang dosa besar. "Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan." [QS. Al-Maidah: 90] 2.  Risywah Menyogok aparat. Demi memudahkan segala urusan, mulai dari perizinan kecil sampai yang besar, dianggap biasa saja. Padahal dosa besar. “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemberi suap, penerima suap, dan perantaranya, yaitu orang yang menghubungkan keduanya. [HR. Ahmad, no. 22452] 3.  Riba Termasuk dosa besar paling dinormalisasi, pekerjaannya legal, gedungnya mentereng. Kadang dilakukan dengan alasan ada manfaat. Padahal dosa besar. “Riba memiliki tujuh puluh dua pintu. ...

Iman Sebelum Al-Quran

Ibnu 'Umar radhiyallahu ‘anhuma menuturkan, “Kami mengalami masa di mana kami belajar iman sebelum belajar Al-Qur’an.  Saat diturunkan surah Al-Qur’an kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kami mempelajari hukum halal dan haram yang terkandung di dalamnya. Juga perintah dan larangannya. Serta aturan-aturan yang harus dipatuhi. Seperti detilnya kalian sekarang mempelajari cara membaca Al-Qur’an. Namun hari ini aku menyaksikan orang belajar Al-Qur’an sebelum belajar iman. Ia lancar membaca surah al-Fatihah hingga surah an-Nas. Namun tidak mengerti perintah dan larangan yang terkandung di dalamnya. Serta aturan-aturan yang harus dipatuhi.”  [HR. Al-Baihaqiy] Jadi rajin baca Quran saja tidak menjamin akan patuh terhadap hukum Allah, termasuk dosa besar LGBT, mencuri, riba, risywah, buka aurat, dll. Di antara penyebabnya adalah pendidikan iman yang terlewat. Salah satunya iman kepada Hari Akhir, Surga dan Neraka.  Khusus bahasan Neraka, rasa-rasanya penting un...

Jika Mengikuti Sunnah, Niscaya Umat Tidak Akan Nyampah

Tidak akan nyampah maksudnya berjuang sebisa mungkin mengurangi sampah. Karena ini termasuk ibadah yang dilupakan, di tengah kondisi darurat sampah, yang cenderung diremehkan. 1.Tidak Nyampah Organik Jangan sisakan makanan, bahkan sekedar air putih di gelas air mineral. اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِۗ "Sesungguhnya mubadzir itu saudaranya setan" [QS. Al-Isra: 27] Siapa yang mau menjadi saudaranya setan? Bahkan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjilati jari-jari dan alat makan; "Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh menjilati jari jemari tangan dan piring. Beliau bersabda: 'Sesungguhnya kalian tidak mengetahui dimana letak barakahnya.' " [Shahih Muslim no.3792] Jadi makan itu benar habis-bis. Sebuah publikasi di Jepang menunjukkan data bahwa 1 sendok mayones yang terbuang ke saluran air, maka perlu diencerkan dengan 12 bak mandi air (!), agar saluran air tersebut tetap layak untuk hidup biota air. B...

Benteng Keluarga di Era Medsos

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: فَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوْبِهَاۚ  وَمِنْ اٰنَاۤئِ الَّيْلِ فَسَبِّحْ وَاَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضٰى "Maka, bersabarlah engkau atas apa yang mereka katakan dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam. Bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari agar engkau merasa tenang." [QS. Toha :130] Di zaman medsos, banyak komentar dan chat serta informasi yang harus dihadapi dengan kesabaran. Dari haters maupun lovers, sama saja.  Bersabar tidak ngedrop saat dihina, dan bersabar tidak jumawa saat dipuji. Cara menguatkan kesabaran dengan perbanyak dzikir pagi dan petang. Baca Al-Matsurat, dan Tilawah Al-Quran. Saat Subuh dan saat Magrib. Makanya gerakan Magrib Mengaji di keluarga itu penting. Minimal jangan diisi nongkrong atau jalan-jalanlah. Di rumah saja. Hadits bilang magrib itu waktuny...

Apa Amal Terbaik di Sepuluh Awal Dzulhijjah?

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada hari di mana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah". Mereka bertanya : "Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?". Beliau menjawab: "Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun". (HR. Bukhari) Sebagian dalil mungkin menunjukkan haji adalah ibadah terbaik di waktu mulia ini. Sebagian lain menunjuk pada ibadah kurban. Pendapat lain malah mungkin puasa dan bertakbir. Tapi jika kita kembali pada hadits di atas, maka bisa dipahami bahwa ibadah terbaik di waktu-waktu mulia ini adalah jihad fi sabilillah. Sampai-sampai para sahabat perlu membandingkan jihad fi sabilillah di luar 10 hari Dzulhijjah dengan amal lain di dalamnya. Maka apalagi jika jihad fi sabilillah di dalam hari-hari awal Dzulhijjah? Dan yang paling t...

Tips Bisa "Pergi Umrah" Setiap Pagi

1.  Wudhu dari rumah. 2.  Pakai baju yang nyaman dan syar'i. 3.  Jalan pagi menuju masjid dengan niat Sholat Dhuha. 4.Pulang bawa pahala umrah bonus badan segar sehabis jalan pagi. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "...dan barangsiapa berjalan kaki (ke masjid) untuk Sholat Dhuha, maka baginya pahala seperti pahala orang yang berumrah" "مَن مَشى إلى صَلاةٍ مَكتوبةٍ وهو مُتطهِّرٌ، كان له كأجْرِ الحاجِّ المُحرِمِ، ومَن مَشى إلى سُبْحةِ الضُّحى، كان له كأجْرِ المُعتمِرِ، وصَلاةٌ على إثرِ صَلاةٍ لا لَغوَ بيْنَهما كِتابٌ في عِلِّيِّينَ" أخرجه أبو داود (558)، وأحمد (22304) واللفظ له

Doa Agar Anak Dilindungi dari Kecanduan Gadget?

Diadaptasi dari QS. Al-Hujurat ayat 7, yang menceritakan bagaimana Allah menjadikan hati para sahabat mencintai keimanan dan membenci keburukan; اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْهِ الْإِيمَانَ وَالْقُرْآنَ، وَزَيِّنْهُمَا فِي قَلْبِهِ، وَكَرِّهْ إِلَيْهِ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَإِدْمَانَ الْجَوَّالِ، وَاجْعَلْهُ مِنَ الرَّاشِدِينَ "Ya Allah jadikanlah ia cinta pada keimanan dan Al-Quran, dan jadikanlah keduanya indah di dalam hatinya. Dan jadikanlah ia benci pada kekafiran, kefasikan, dan kecanduan HP, serta jadikanlah ia bagian dari orang-orang yang mendapat petunjuk."

Qunut Nazilah Singkat

Mari sebarkan untuk dibaca saat Khutbah Jumat atau saat Qunut Subuh... اَللّٰهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ الْغَاصِبِينَ،  فَإِنَّهُمْ أَكْثَرُوا الْفَسَادَ وَقَتَلُوا الْعِبَادَ Ya Allah, hancurkanlah Yahudi penjajah, karena mereka berbuat banyak kerusakan, dan membunuh hamba-hambaMu. اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا الْمُرَابِطِينَ فِي الْأَرْضِ الْمُقَدَّسَةِ وَأَنْزِلْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةَ Ya Allah, tolonglah saudara-saudara kami yang berjaga di tanah yang suci (Palestina), Dan turunkanlah kepada mereka ketenangan. اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَئِمَّةَ الْمُسْلِمِينَ  وَاجْعَلْهُمْ فِيمَنْ يَخَافُكَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ Ya Allah, perbaikilah para pemimpin kaum muslimin, dan jadikan mereka orang-orang yang takut kepada-Mu, wahai Tuhan seluruh alam. اللَّهُمَّ وَحِّدْ صُفُوفَ الْمُسْلِمِينَ وَارْزُقْنَا صَلَاةً فِي الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى مُحَرَّرًا يَا قَوِيُّ يَا مَتِينُ Ya Allah, satukanlah barisan kaum muslimin, Dan karuniakanlah kepada kami untuk shalat di Masjid Al-Aqsa dala...

Doa Akhir Ramadhan

Dari doa khatmul Quran Makkah Al Mukarramah إِلَهَنَا.. قَدْ حَضَرْنَا خَتْمَ كِتَابِكَ وَأَنَخْنَا مَطَايَانَا بِبَابِكَ لَا تَرُدَّنَا عَنْ جَنَابِكَ فَإِنْ تَرُدَّنَا فَإِنَّهُ لَا حَوْلَ لَنَا وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ اللَّهُمَّ ارْحَمْنَا إِذَا صِرْنَا إِلَى مَا صَارُوا إِلَيْهِ، تَحْتَ الْجَنَادِلِ وَالتُّرَابِ وَحْدَنَا اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى الْمَوْتِ وَسَكْرَتِهِ، وَالْقَبْرِ وَظُلْمَتِهِ، وَالصِّرَاطِ وَزَلَّتِهِ، وَيَوْمِ الْقِيَامَةِ وَكُرْبَتِهِ وَاجْعَلْ آخِرَ كَلَامِنَا مِنَ الدُّنْيَا شَهَادَةَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا الله، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ الله وَتَوَفَّنَا وَأَنْتَ رَاضٍ عَنَّا غَيْرَ غَضْبَان --- > "Wahai Tuhan kami.. Kami telah hadir mengkhatamkan Kitab-Mu, > Dan kami telah menghentikan tunggangan kami (bersimpuh) di pintu-Mu, > Maka janganlah Engkau mengusir kami dari haribaan-Mu, > Karena jika Engkau mengusir kami, maka sungguh tiada daya dan kekuatan bagi kami kecuali dengan pertolongan-Mu. >  ...

Doakan Para Pemuda dan Wanita Muslimin

Dari Qunut Witir Khataman Quran Masjidil Haram... اللَّهُمَّ أَصْلِحْ شَبَابَ الْمُسْلِمِيْنَ اللَّهُمَّ احْفَظْهُمْ مِنَ الْأَفْكَارِ الْمُنْحَرِفَةِ، وَاعْصِمْهُمْ مِنَ الْإِفْرَاطِ وَالتَّفْرِيْطِ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ نِسَاءَ الْمُسْلِمِيْنَ اللَّهُمَّ زَيِّنْهُنَّ بِالْحِجَابِ، وَجَمِّلْهُنَّ بِالْحَيَاءِ وَالْعِفَّةِ وَالِاحْتِشَامِ "Ya Allah, perbaikilah keadaan pemuda-pemuda kaum muslimin. Ya Allah, jagalah mereka dari pemikiran-pemikiran yang menyimpang, dan peliharalah mereka dari sikap berlebih-lebihan serta perbuatan meremehkan." "Ya Allah, perbaikilah keadaan wanita-wanita kaum muslimin. Ya Allah, hiasilah mereka dengan hijab, dan indahkanlah mereka dengan rasa malu, kesucian diri, serta kesantunan"

Benarkah Lailatul Qadar Senilai 1000 Bulan?

Salah. Yang benar lebih dari 1000 bulan. Bisa 1001, bisa 2000, bisa 200.000, bisa 2.000.000 bulan, dst tak terhingga. Jadi kalau masih berkutat di angka seribu bulan atau 84 tahun, bisa jadi kita mengecilkan keagungan Lailatul Qadar, (dan keagungan Al-Quran). Lailatul Qadar adalah malam unlimited barakah. Ibadah terbaik di dalamnya? Nabi shallallahu 'alayhi wasallam bersabda; مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” [HR. Bukhari, no. 1901] Dari hadits ini, sebagian ulama menyebut bahwa berdiri tuk shalat adalah ibadah yang terbaik saat Lailatul Qadar. Baca Quran? Jika dibaca sambil shalat (walau dengan memegang mushaf), maka itu lebih baik. Dan bisa diperbanyak doa di saat-saat sujud.  اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي === اللَّهُمَّ ارْزُق...

Laylatul Qadar Malam Ke-24?

Ibnu Hazm dalam kitab Al-Muhalla berkata; "Andaikata Ramadhan itu 29 hari, maka dapat dipastikan bahwa awal dari sepuluh malam terakhir adalah malam ke-20. Sehingga, laylatul qadar dimungkinkan jatuh pada malam ke-20, atau ke-22, atau ke-24, atau ke-26, atau ke-28. Karena inilah malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir." Di antara yang menguatkan pendapat malam ke-24 ada Anas dan Hasan, Abu Said Al-Khudri dan Abu Dzar. Bahkan Hasan Al-Bashri mengatakan, رَقَبْتُ الشَّمسَ عشرين سنة، ليلَة أربع وعشرين، فكانت تطلعُ لا شُعاعَ لها “Aku memperhatikan matahari selama dua puluh tahun. Pada malam ke-24 esok harinya, matahari terbit tidak bersinar tajam (sebagai tanda Laylatul Qadar)” [Lathaiful Ma'arif hlm.355] Lho kok? Tidak perlu bingung, karena Nabi shallallahu 'alayhi wasallam yang memerintahkan mengejar di malam ganjil sekalipun tetap i'tikaf full 10 hari tidak pulang. Menarik mendengar penjelasan pakar tafsir Indonesia Syaikh Dr. Saiful Bahri; bahwa...

Permohonan kepada Khatib Sholat Id

Survei SMRC tahun 2024 menunjukkan bahwa hanya sekitar 65% muslim Indonesia yang selalu/rutin berpuasa Ramadhan. Artinya lebih dari sepertiga muslim Indonesia masih bolong-bolong puasanya. Indonesia Muslim Report 2019 bahkan menyebutkan hanya sekitar 38% muslim yang selalu sholat 5 waktu, hampir dua pertiga muslim sholatnya masih bolong-bolong. Keduanya rukun islam dan meninggalkannya dosa besar, tapi masih banyak sekali muslim yang tidak menjaganya. Namun, mereka yang tidak sholat dan tidak puasa itu, insya Allah 95%nya akan menghadari Sholat Id dan mendengarkan khutbahnya. Bahkan mereka yang masih bolos khutbah Jumat masih sangat mungkin duduk diam mendengar Khutbah Id. Inilah salah satu momen terpenting membangun kesadaran mereka. Karenanya, mohon bantuan para Khatib Id, _apapun tema khutbahnya_, kiranya dapat menyelipkan kalimat-kalimat seperti; "Bagi yang pernah tidak berpuasa Ramadhan tanpa uzur, bertaubatlah, karena itu dosa besar." "Bagi yang masih bo...

Penyambung Mutiara

Ada seorang ulama di kalangan tabi’in yang bernama Qatadah bin Da’amah, salah seorang murid dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Seorang Imam Ahmad bin Hambal pun memuji beliau sebagai pakar tafsir.  Dikisahkan bagaimana Imam Qatadah berinteraksi dengan Al-Qur’an, “Qatadah biasanya mengkhatamkan Al-Qur’an dalam tujuh hari. Namun jika datang bulan Ramadhan ia mengkhatamkannya setiap tiga hari. Ketika datang sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, ia mengkhatamkan setiap malamnya.”  (Siyar A’lam An-Nubala’, 5: 276) Dan mutiara-mutiara kisah salafush shalih bersama Quran bertebaran dalam sejarah...  Untaian mutiara yang terus bersambung bahkan bersama para mujahidin Ghazzah... Apakah kita termasuk dalam barisan penyambung kisah? Selamat menyambut 10 malam terakhir.

Financial Freedom Ketemu Ramadhan

Memang kalau sudah bebas finansial mau ngapain? Mungkin akan seperti Bunda Aisyah RA kali ya, disebutkan beliau mulai tilawah di awal siang, lalu ketika matahari terbit baru tidur. (Lathaiful Ma'arif 1/171) Artinya tilawah dari Zuhur sampai Syuruq hari berikutnya! Atau mungkin Imam Al-Aswad juga contoh mukmin yang bebas finansial; “Al-Aswad biasa mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan setiap dua malam.” (Siyar A’lam An-Nubala, 4: 51). Atau Imam Qatadah; "... jika datang bulan Ramadhan, ia mengkhatamkannya setiap tiga hari. Bahkan ketika datang sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, ia mengkhatamkannya setiap malam.” (Siyar A’lam An-Nubala’, 5: 276) Dan tidak perlu menyebut Imam Syafi'i sepertinya, sudah terlalu masyhur! Ramadhan sudah berlalu setengah, menangislah orang-orang yang terpenjara oleh medsos, oleh game, oleh kuliner, oleh dunia, sehingga sedikit bacaan Qurannya, dan puas dengan target khatam seadanya. Tidaklah Ramadhan mulia kecuali karena Q...

Empat Amalan Lisan Ramadhan

1️⃣Tilawah Ramadhan adalah bulan Al-Quran. 2️⃣Dzikir Banyak dzikir berpahala tinggi, maka di Ramadhan akan lebih tinggi. 3️⃣Doa Allah mengkhususkan Ramadhan sebagai tempat pengabulan doa. 4️⃣Perbanyak Diam Karena banyak diam menyelamatkan dari ghibah, dusta (walau bercanda), debat (walaupun benar), yang semuanya berpotensi merusak pahala puasa. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Aku akan menjamin rumah di tepi surga bagi seseorang yang meninggalkan debat meskipun benar. Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi seseorang yang meninggalkan dusta meskipun bercanda...." [HR. Abu Dawud no. 4167] === Hikmah Kajian Subuh 11 Ramadhan

Kurma Sunnah, Gorengan Wajib?

Sejak kapan ya, selera Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dibuat jokes dengan posisi seolah lebih rendah daripada selera kita? Apalagi sedemikian banyak pakar kesehatan menyarankan untuk menjauhi gorengan saat berbuka, eh masih dibela juga, dengan jokes yang merendahkan selera Nabi pula. Tahan lapar 13 jam bisa. Tahan gorengan beberapa menit saat ta'jil ga bisa. Tahan lapar 13 jam bisa jadi ibadah. Jangan dirusak dengan jokes unfaedah. Semoga Allah terus perbaiki Ramadhan kita. --- Menanti berbuka pertama

Dalil "Berbukalah Dengan Yang Manis"

Imam Ibnul Qayyim saat membahas hikmah berbuka dengan kurma dalam Zaadul Ma'ad mengatakan; ".. Sebab memberi tubuh sesuatu yang manis di saat perut kosong sangat mudah diterima tubuh dan cepat menghasilkan kekuatan. Terutama sekali kekuatan pikiran. Di mana ia menyerap kekuatan darinya. Sementara manisan kota Madinah adalah kurma. Mereka tumbuh besar dengan memakannya . Ia bagi mereka adalah makanan pokok sekaligus lauk pauk." Seolah anjuran berbuka dengan kurma dikarenakan itulah "manisan" yang biasa dimakan penduduk Madinah. Penduduk negeri lain, silahkan makan "manisan" yang sesuai daerahnya, yang mudah didapat. Imam Asy Syaukani dalam Naylul Authar bahkan lebih dalam lagi bahasannya; وَإِذَا كَانَتْ الْعِلَّةُ كَوْنَهُ حُلْوًا وَالْحُلْوُ لَهُ ذَلِكَ التَّأْثِيرُ فَيُلْحَقُ بِهِ الْحَلَوِيَّاتُ كُلُّهَا، أَمَّا مَا كَانَ أَشَدَّ مِنْهُ فِي الْحَلَاوَةِ فَبِفَحْوَى الْخِطَابِ، وَمَا كَانَ مُسَاوِيًا لَهُ فَبِلَحْنِهِ." "Kalau ...

Menghadapi Orang Gila...

Gila sih emang, ada orang (sok) berkuasa yang mengurung satu kota, di dalamnya orang-orang dibunuh, wanita-wanita diperkosa, anak-anak dibiarkan mati kelaparan. Yang mau kirim makanan ke dalam harus seizin dia, yang mau masuk untuk menolong harus seizin dia. Atau minimal seizin teman dia. Gila sih emang. Jadi dia yang nyiksa, dia juga yang ngatur apa dan siapa yang bisa menolong masuk. Dunia luar juga agak gila, karena ga da satupun yang "mampu" menolong, walau punya angkatan bersenjata lengkap. Ga berani terang-terangan perang sama orang gila yang sedang ngebunuhin manusia seenaknya. Satu2nya yang mampu dilakukan saat ini tuk menolong adalah memanfaatkan celah kegilaan si Paling Gila ketika dia ngebolehin makanan, tenaga medis atau pasukan penolong masuk. Celah sempit yang terlihat kotor dan bau busuk. Tapi setidaknya bisa mengurangi sedikit pembunuhan, mengurangi sedikit pemerkosaan, mengurangi sedikit kematian bayi yang kelaparan.  Celah yang sedikit demi sedik...

Taqwa dan Kaya Lebih Banyak Pahala?

Suatu ketika sahabat Nu’man bin Basyir radhiallahu’anhu, berkata kepada para sahabat yang lain: “Bukankah kalian bisa makan dan minum semau kalian? Sungguh aku melihat Nabi kalian Shallallahu’alaihi Wasallam bahkan tidak memiliki daql (kurma jelek) sama sekali. Dan tidak ada makanan yang bisa memenuhi perutnya” (HR. Muslim no. 2977). Jangan tanya terkait tabungan emas atau sesering apa jalan-jalan ke luar negeri, makan saja masih kurang. Tapi siapa yang bisa menyaingi tabungan pahala beliau? Dalam hal ibadah harta sekalipun, orang yang sedikit hartanya sangat mungkin mengalahkan ibadah harta orang kaya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham“. Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau jelaskan, “Ada seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu d...

Financial Freedom

Merujuk pada manusia terbaik shallallahu `alaihi wasallam, beliau menikahi Khadijah Al-Kubra dengan mahar 20 ekor unta, atau Rp 600 juta jika dikonversi nilai saat ini. Usia 25 tahun, mahar 600 juta. Pun, harta berlimpah beliau itu lenyap diserap dakwah dan umat, setelah beliau menjadi Rasul Allah.  Tercatat Ummul Mu'minin `Aisyah RA bercerita bagaimana dapur baginda sering tidak ngebul , dan hanya makan kenyang 2-3 hari sekali. Mengikuti sang teladan, tercatat Abu Bakr RA yang pernah menginfakkan seluruh hartanya di perang Tabuk, dan `Umar RA yang menginfakkan setengah hartanya di perang yang sama. 3 real best friends yang makamnya berdampingan di komplek Masjid Nabawi Asy-Syarif ini adalah contoh terbaik Financial Freedom ; totalitas infaq fi sabilillah. Ga nunggu kaya, ga takut miskin. Merdeka finansial dalam arti sebenarnya. `Umar bin Khattab mungkin yang paling ringan, karena infaq tuk jihadnya sama dengan yang disisakan tuk rumahnya. Ibaratnya, kalau bisa jalan-...