Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label aqidah

Wajibnya Takut Pada Allah Saat Bekerja

1. Bekerja itu karena ibadah. Perintah Allah. 2. Rezeki sudah dijamin oleh Allah. Orang kafir, orang beriman, bahkan binatang melata, dijamin rezekinya oleh Allah. 3. Rezeki orang beriman, membuatnya semakin mendekat kepada Allah. 4. Rezeki bukan hanya uang. Bahkan yang bukan uang nilainya bisa jauh lebih besar. Jangan lupa disyukuri. أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِىَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ “Wahai umat manusia, takutlah engkau kepada Allah, dan perindahlah usaha dalam mencari rezeki, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-benar telah mengenyam seluruh rezekinya, walaupun terlambat datangnya. Maka takutlah kepada Allah, dan perindahlah usaha dalam mencari rezeki.Tempuhlah jalan yang halal dan tinggalkan yang haram.”  (HR. Ibnu Majah no. 2144, shahih). === Catatan Pengajian...

Beda Kata itu Urusannya Berat

Contoh paling berat; syahadat. Cuma 1 kalimat. Tapi bisa bikin masuk surga. Walaupun setelah syahadat, hidupnya diisi maksiat. Tetap masih bisa masuk surga. Beda dengan yang tidak mengucapkannya. Contoh lain akad nikah. Beda kata-kata bisa dianggap tidak sah. Jadilah zina jika terus berhubungan suami istri kalau kata2 akadnya salah. Ada orrang tua berani menikahkan putrinya dengan kata-kata: "Saya izinkan engkau hidup bersama dengan anak saya.."? Demikian juga kalau ada yang bilang bahwa Bank Syariah cuma beda kata akad aja (walaupun sebenarnya beda UU, beda Pencatatan Akuntansi, dan banyak beda lainnya). So, beda kata itu konsekuensinya berat dalam agama. Bisa surga atau neraka. === Mengurai hikmah kajian subuh, 7 Dzulqa'dah 1444

Aqidah Paling Prinsip

Disebutkan oleh Syaikh Bakr bin Ismail, bahwa di antara aqidah paling prinsip adalah apa yang termaktub dalam sabda mulia Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: ..واعْلَمُوا أنْ لَنْ يُدْخِلَ أحَدَكُمْ عَمَلُهُ الجَنَّةَ.. "..dan ketahuilah bahwa tidaklah seseorang di antara kalian masuk surga karena amalnya.." (HR. Muslim no. 2818). Pesan agung ini mengandung aqidah prinsip pada 2 sisi; 1. Janganlah orang-orang yang banyak amalnya merasa sombong bahwa mereka pasti akan masuk surga.  2. Janganlah orang-orang yang merasa banyak maksiatnya merasa putus asa bahwa mereka pasti tidak akan masuk surga. Menariknya, bagian akhir dari hadits ini menyebutkan; وأنَّ أحَبَّ الأعْمالِ إلى اللَّهِ أدْوَمُها وإنْ قَلَّ "..dan amal yang paling dicintai Allah adalah yang terus menerus walau sedikit" Maka, bagi yang merasa banyak amalnya, teruslah jaga amalnya. Jangan perhitungan apalagi merasa cukup. Penilaian itu rahasia Allah. Dan, bagi yang merasa sedikit amalnya, t...