Memang kalau sudah bebas finansial mau ngapain?
Mungkin akan seperti Bunda Aisyah RA kali ya, disebutkan beliau mulai tilawah di awal siang, lalu ketika matahari terbit baru tidur. (Lathaiful Ma'arif 1/171)
Artinya tilawah dari Zuhur sampai Syuruq hari berikutnya!
Atau mungkin Imam Al-Aswad juga contoh mukmin yang bebas finansial; “Al-Aswad biasa mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan setiap dua malam.” (Siyar A’lam An-Nubala, 4: 51).
Atau Imam Qatadah;
"... jika datang bulan Ramadhan, ia mengkhatamkannya setiap tiga hari. Bahkan ketika datang sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, ia mengkhatamkannya setiap malam.” (Siyar A’lam An-Nubala’, 5: 276)
Dan tidak perlu menyebut Imam Syafi'i sepertinya, sudah terlalu masyhur!
Ramadhan sudah berlalu setengah, menangislah orang-orang yang terpenjara oleh medsos, oleh game, oleh kuliner, oleh dunia, sehingga sedikit bacaan Qurannya, dan puas dengan target khatam seadanya.
Tidaklah Ramadhan mulia kecuali karena Quran. Mulialah orang-orang yang "bebas" membaca Quran sebanyak-banyaknya.
===
H-15 Ramadhan Habis!
Komentar
Posting Komentar