Langsung ke konten utama

Hadits-Hadits Motivasi Diet

Hawa nafsu makan adalah salah satu hawa nafsu yang sulit dikontrol. Apalagi dengan konten kuliner yang bertebaran di media sosial termasuk grup chat.

Perlu motivasi kuat untuk bisa mengendalikan hawa nafsu tersebut. Bagi para pecinta Nabi ﷺ, hadits-hadits ini mungkin membantu.

Bisa diprint lalu dibaca-baca saat merasa sulit mengontrol hawa nafsu makan.

Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad.

1. Tidak apa tidur dalam keadaan lapar
 
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: "Rasulullah ﷺ dan keluarganya pernah melewati beberapa malam berturut-turut dalam keadaan lapar, karena mereka tidak mendapatkan makan malam."
[HR. at-Tirmidzi no. 2360]


2. Menangis ketika kenyang karena ingat Nabi ﷺ

Dari Masruq, ia berkata: "Aku masuk menemui Aisyah, lalu ia menghidangkan makanan untukku. Ia berkata, 'Tidaklah aku makan sampai kenyang, melainkan aku menangis.' Aku bertanya, 'Mengapa?' Ia menjawab, 'Aku teringat keadaan ketika Rasulullah ﷺ meninggalkan dunia. Demi Allah, beliau tidak pernah kenyang dari roti dan daging dua kali dalam satu hari.'"
[HR. at-Tirmidzi no. 2356]


3. Sehari cukup makan berat 1x dan ringan 1x

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:
 "Keluarga Muhammad ﷺ tidak pernah makan dua kali sehari kecuali salah satunya adalah kurma."
[HR. al-Bukhari no. 6455]


4. Makan tidak perlu sampai kenyang

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: "Keluarga Muhammad ﷺ tidak pernah kenyang dari roti gandum selama dua hari berturut-turut hingga Rasulullah ﷺ wafat."
[HR. Muslim no. 2970]


5. Bersabar dengan makanan sederhana walau sebulan lamanya

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: "Kami, keluarga Muhammad ﷺ, pernah selama sebulan tanpa menyalakan api. Makanan kami hanyalah kurma dan air."
[HR. al-Bukhari no. 6458]


6. Jangan makan sesukanya

Dari an-Nu'man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata:
"Bukankah kalian sekarang makan dan minum sesuka kalian? Sungguh, aku telah melihat Nabi kalian ﷺ, sedangkan beliau tidak mendapatkan kurma yang buruk sekalipun yang dapat memenuhi perutnya."
[HR. Muslim no. 2977]


7. Seburuk-buruk wadah adalah perut

Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidaklah anak Adam memenuhi suatu wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suapan yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika ia harus melebihkannya, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk napasnya."
[HR. at-Tirmidzi no. 2380]


8. Memperjuangkan puasa 2 hari sepekan

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: "Nabi ﷺ senantiasa menjaga berpuasa pada hari Senin dan Kamis."
[HR. at-Tirmidzi no. 745]

9. Tetap puasa walau tidak sempat sahur

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:"Rasulullah ﷺ datang kepadaku dan bertanya: 'Apakah ada sesuatu (untuk dimakan)?' Kami menjawab: 'Tidak.' Beliau pun bersabda: 'Kalau begitu, saya berpuasa'. " 
[HR. an-Nasai no. 2327]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalimatullahi Hiyal 'Ulya

 إِلا تَنْصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللَّهُ إِذْ أَخْرَجَهُ الَّذِينَ كَفَرُوا ثَانِيَ اثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِي الْغَارِ إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُ بِجُنُودٍ لَمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ الَّذِينَ كَفَرُوا السُّفْلَى وَكَلِمَةُ اللَّهِ هِيَ الْعُلْيَا وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (٤٠ Jika kamu tidak menolongnya (Muhammad) , sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir mengusirnya (dari Mekah) ; sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, ketika itu dia berkata kepada sahabatnya , "Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita." Maka Allah menurunkan ketenangan kepadanya (Muhammad) dan membantu dengan bala tentara yang tidak terlihat olehmu , dan dia menjadikan kalimat (seruan) orang-orang kafir itu rendah . DAN KALIMAT (SERUAN) ALLAH ITULAH YANG TINGGI . Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana . (QS. at-Tau...

Riba, Makna dan Larangannya

Riba dari segi bahasa berarti tambahan. Ia juga bisa berarti tumbuh, atau membesar. Adapun para ulama mendefinisikan riba sbb: Imam Malik meriwayatkan kepadaku bahwa beliau mendengar ‘Abdullah ibn Mas’ud pernah berkata, “Jika seseorang membuat pinjaman, mereka tak boleh menetapkan perjanjian lebih dari itu. Meski hanya segenggam rumput, itu adalah riba.” (Al-Muwatta Imam Malik : 31.44.95) Imam Mujahid berkata : “(Riba yang diharamkan pada masa jahiliyyah) adalah seseorang berutang pada orang lain, lalu si peminjam berkata, ‘Bagimu (tambahan) sekian dan sekian, dan berilah aku tempo’. Maka dia diberi tempo” (Tafsir at-Thabari, III:101) Imam Qatadah berkata “Riba jahiliyah adalah seseorang yang menjual barangnya secara tempo (kredit) hingga waktu tertentu. Apabila telah jatuh tempo dan si pembeli tidak mampu membayar, ia memberikan bayaran atas penangguhan” (Tafsir at-Thabari, III:101) Muhamad al-Qadhuri berkata: “Riba adalah faidah atau tambahan yang diambil dari p...

Doa Wali Santri untuk Anak di Pondok

  (… sebutkan nama anak …)  اَللّٰهُمَّ ارْحَمْ اَللَّهُمَّ فَقِّهُّ فِي الدِّيْنِ وَعَلِّمْهُ التَّأْوِيْلَ اللَّهُمّ اغْفِرْ ذَنْبَهُ وَطَهِّرْ قَلْبَهُ، وَحَصِّنْ فَرْجَهُ اللَّهُمّ اجْعَلِ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبَهُ، وَنُوْرَ صَدْرَهُ، وَجَلاَءَ حُزْنَهُ، وَذَهَابَ هَمَّهُ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لَهُ شَأْنَهُ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْهُ إِلَى نَفْسِهِ طَرْفَةَ عَيْنٍ رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ Artinya: “Ya Allah rahmatilah (nama anak), Ya Allah pahamkanlah ia agama-Mu, dan ajarkanlah tafsir kepadanya (1), Ya Allah ampunilah dosanya, sucikanlah hatinya, dan jagalah kemaluannya (2), Ya Allah jadikanlah Al-Quran hiburan di hatinya, cahaya di dadanya, penghapus kesedihannya, dan penghilang kegelisahannya (3), Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon, perbaikilah segala urusan anakku, jangan serahkan kepada dirinya sendiri walau hanya sekejap mata (4). Ya Rabb, anugerahkanlah aku anak yang ...