Langsung ke konten utama

Kesempurnaan Islam


الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا
Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu dan Kuridhai Islam sebagai agamamu
(QS Al Maidah 3)

Dengan kasih sayang-Nya, Allah telah menyempurnakan agama Islam untuk manusia. Maka tiada pilihan lain bagi makhluk, kecuali mengikuti petunjuk dari sang Khaliq.

Syumuliyatul Islam (kesempurnaan Islam) dimaknai dalam beberapa aspek yaitu:

1. Aspek Zaman

"Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rosul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa rosul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur."
(QS Ali Imran 144)

"Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam"
(QS Al Anbiya 107)

2. Aspek Demografis

Maksudnya Islam diturunkan bagi seluruh manusia, baik ia berkulit hitam, coklat, merah, atau putih, dsb. Baik ia dari suku jawa, melayu, bali, aborigin, indian, nordik, badui, dsb.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya  Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
(QS Al Hujurat 13)

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada seluruh umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”
(QS Saba 28)

3. Aspek Geografis

Maksudnya Islam diperuntukkan bagi seluruh wilayah alam. Tidak terkotak di negara Arab saja atau Timur Tengah, tapi seluruh dunia.

“Ingatlah ketika Tuhamu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami, senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman; ”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
(QS Al Baqarah 30)

“Al-Qur’an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) Bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus”.
(QS At Takwir 27-28)

“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. 
(QS Al Anbiya 107)

4. Aspek Manhaj (Sistem)

Maksudnya Manhaj Islam meliputi semua relung kehidupan. Ia meliputi ekonomi dan hukum, politik dan sosial, individu dan masyarakat, pendidikan dan kebudayaan,  dan lain-lain.

Karena Allah azza wa jalla menyuruh orang-orang beriman, mengamalkan Islam secara keseluruhan, untuk menunjukkan kebenaran iman mereka.

”Hai orang-orang yang beriman masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan jangankah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya Syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”
(QS Al Baqarah 208)



Dikarenakan cakupan yang lengkap dan menyuluruh inilah, Islam, atas kehendakNya, menjadi sebuah tuntunan hidup yang sempurna. Kesempurnaan ini menjadikannya pedoman tertinggi dan paling unggul di antara tuntunan dan sistem lainnya. Terlebih jika kita melihat pembuat tuntunannya; Islam disusun oleh Yang Maha Tinggi, sedangkan tuntunan/sistem lain disusun oleh ciptaan yang sebenarnya tidak memiliki daya upaya.

Wallahu a'lam


Komentar