https://hms.harvard.edu/news-events/publications-archive/brain/screen-time-brain
Kajian Harvard Medical School menunjukkan pengaruh smartphone pada melemahnya konsentrasi dan memori anak.
Adapun kajian Profesor Kawashima Ryuta dari Tohoku Univ menunjukkan bahwa ukuran otak anak yang terlalu sering bermain smartphone tidak berkembang, alias stop bertumbuh. Padahal masa kanak2 adalah masa otak bertumbuh pesat.
Jadi, berbagai riset menunjukkan bahwa smartphone mempengaruhi otak (anak) baik secara fungsional maupun struktural.
Maka, di antara bentuk kejahatan orang tua terhadap anaknya di masa sekarang adalah membiarkan anaknya bebas bermain smartphone. Karena itu berpotensi merusak otak anak yang sedang tumbuh-tumbuhnya.
Bagaimana caranya agar anak lebih terkontrol terkait smartphone?
1.Mulai dari ortu membatasi dirinya sendiri.
2.Ajak anak dialog tentang efek smartphone dan bagaimana memakainya dengan bijak. Berulang-ulang.
3.Buat aturan sebagaimana saran para ahli:
- maksimal bermain HP 30mnt - 2jam
- tidak main/nonton disambi aktifitas makan dll
- stop main 1 jam sblm tidur
4.Sering menemani anak main.
5.Doakan mereka
Tidak ada anak yang lahir gadget native. Ayah ibunyalah yang mencontohkan dan membuat mereka seperti kondisinya sekarang.
كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ
"Setiap anak dilahirkan dalam fitrahnya"
(HR. Bukhari dan Muslim)
Komentar
Posting Komentar