Langsung ke konten utama

Postingan

Terbunuhnya Seorang Ulama Salaf di Tangan Pemimpin Zhalim

Telah mayshur dalam sejarah peristiwa pembunuhan rakyat secara besar-besaran di era pemerintahan Hajaj bin Yusuf. Pembunuhan dilakukan kepada mereka yang tidak mendukung Hajaj bin Yusuf ketika terjadi pemberontakan Abdurrahman bin Asy'ats. Di antara korban kezhaliman tersebut, juga terdapat seorang ulama besar; Said bin Jubair. Ulama yang bahkan diakui ke'alimannya oleh sahabat Ibnu Abbas radhiallahu 'anhu, sehingga bila ada penduduk Kufah yang meminta fatwa kepada Ibnu Abbas, maka dijawab; "Bukankah di antara kalian ada Ibnu Ummu Ad-Duhama (Said bin Jubair)?". Pada tahun 95 H, setelah bersembunyi selama ±12 tahun, akhirnya Said bin Jubair ditangkap dan dibawa ke hadapan Hajaj bin Yusuf. Berikut cuplikan rekaman percakapan Hajjaj dan Said bin Jubair menjelang hukuman mati sang ulama. Hajjaj: “Bagaimana pendapatmu tentang diriku?” Sa’id: “Engkau lebih tahu tentang dirimu sendiri.” Hajjaj: “Aku ingin mendengarkan pendapatmu.” Sa’id: “Itu akan menyakitkan dan menjeng...

Cara Cepat Menurunkan Imun Selama #Dirumahaja

Mungkin Anda termasuk yang bosan dengan tips-tips menaikkan imun di masa pandemi ini. Berikut tips-tips buat Anda yang suka anti mainstream: 1️⃣ Siapkan jadwal acara TV favorit atau game hingga larut malam Tidur telah banyak diteliti sebagai aktifitas vital dalam meningkatkan imun, resparasi sel rusak, dll. Riset yang dipimpin Dr. Nathaniel Watson dari Harborview Medical Center menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur memiliki imunitas yang lebih rendah. Dr. Nathaniel juga merekomendasikan tidur sekitar 7 jam sehari untuk mendapatkan kesehatan yang optimal. Karenanya, ketika waktu Subuh sekitar jam 4, jangan mau disuruh tidur jam 9 malam. Tetaplah bertahan hingga larut malam dengan aneka tontonan, game, atau kegiatan lain, agar esok hari bisa menyambut pagi dengan imunitas rendah. 2️⃣  Isi penuh lemari dapur dan kulkas dengan aneka cemilan dan minuman kemasan Sebuah riset yang dipublikasi tahun 1973 menunjukkan bagaimana konsumsi karbohidrat/gula dalam jumlah tertentu  bisa m...

Jalur Utama Penularan COVID19? Studi Kasus Provinsi Hiroshima

Gubernur Hiroshima Jepang pada 12 Desember lalu menyampaikan himbauan khusus terkait penyebaran Covid19 di wilayahnya, dikarenakan penambahan kasus positif yang sudah jauh di atas indikasi Stage 4 (kondisi darurat). Nah, hasil riset mereka dari data November, ditemukan bahwa jalur penularan terbesar adalah via kegiatan makan bareng: 34%. Selain itu penularan via anggota keluarga juga cukup tinggi di angka 23%. Bisa jadi penularan di internal keluarga ini dibawa oleh anggota yang makan bareng di luar rumah. Makan bareng memang biasanya tidak jaga jarak, dan pastinya tidak pakai masker .  Plus ada ngobrolnya. Jadi semakin logis sebagai jalur penularan. Merujuk blog dari Prof Erinbromage (Massachusetts), ngobrol mampu melepas 200 virus partikel/menit, atau sekitar 10x lipat dari sekedar bernafas. Si profesor juga bilang bahwa *ngobrol 4 menit berhadapan tanpa masker, sudah cukup untuk membuat seseorang terinfeksi.* So, sebagai langkah preventif di pandemi yang belum tampak puncaknya i...

Imunitas Menurun Saat Konsumsi Gula?

https://www.huffpost.com/entry/sugar-weaken-immune-system_l_5e74ca2cc5b6f5b7c542a3be/amp === Di antara info yang dimuat artikel di atas: ⭕Mengkonsumsi sejumlah gula dapat menurunkan imunitas selama beberapa jam. ⭕Kandungan gula darah yang tinggi akan membuat tubuh lebih mudah terpapar Covid19. === FYI, gula darah meningkat dengan konsumsi karbohidrat, dari mana pun sumbernya. Ketika kita sedang dalam kondisi memerlukan imunitas tinggi, ada baiknya asupan karbo ditekan atau dikurangi maksimal. Apalagi karbo kosong seperti gula, atau tepung2an. #maskerselalu #jagajarakselalu #kurangikarbo #perbanyaksedekah

Hak Libur Untuk Perut

🏕️ Sebaiknya memang mulut dan lidah tidak terlalu egois, karena kenikmatan beberapa menit versi mereka adalah kerja keras beberapa jam versi lambung dan usus halus. Dengan "meliburkan" perut, tubuh pun awet muda dan imunitas pun meningkat. Berikut ini adalah beberapa opsi libur untuk perut , mereferensi artikel yang telah direview secara medis di dofasting.com. Seluruh makna puasa di bawah merujuk pada puasa kalori, alias masih boleh asupan 0 kalori seperti air putih atau teh/kopi pahit tanpa ampas. 1. Puasa 12 Jam Ini jenis puasa intermiten untuk pemula. Jika makan terakhir jam 20.00, maka dilanjutkan puasa hingga jam 8.00. Biarkan lambung "pulang kerja" sebentar. 2. Puasa 16:8 Jika makan terakhir jam 20.00 maka dilanjutkan puasa hingga jam 12 siang besoknya. Jadi dalam 24 jam, hanya 8 jam yang dipakai buat makan. Anggap aja kayak pegawai pabrik yang sehari masuk cuma 8 jam. 3. Puasa 5:2 Dalam sepekan; 5 hari makan normal, sisa 2 hari dipakai puasa den...

Tubuh Kita Bukan Romusha

🛠️ Romusha adalah istilah kerja paksa di zaman penjajahan Jepang. Nah, jangan-jangan bertahun-tahun kita hidup, tubuh kita, atau lebih tepatnya perut kita juga dijadikan romusha alias pekerja paksa. Sebagaimana pabrik pengolahan, perut juga perlu istirahat. Secara umum makanan diproses selama 6-8 jam di lambung hingga usus halus (belum usus besar ya).  Jadi kalau jarak dari makan ke makan (termasuk ngemil) kurang dari itu, sama saja memaksa perut terus bekerja, dipaksa. Kita aja kalau kerja perlu istirahat. Libur Sabtu Ahad sudah jadi kewajiban. Bisa istirahat siang dan pulang jam 4 sore sudah jadi kebahagiaan. Kalo gitu, kenapa kita masih tega memperkerjakan lambung secara paksa?  Yuk kasih lambung "hari libur" atau sesekali "pulang cepat", biar juga bahagia dan sehat selalu. “Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk yaitu perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya se...

Semangat Menafkahi Keluarga

⛅ Selain mencari nafkah, ibadah utama seorang kepala keluarga adalah menjaga keluarganya dari api neraka. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ  "Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu..." (QS. At-Tahrim: 6) Para ayah tidak boleh terlena dengan pekerjaannya lalu melupakan sholat anak dan istrinya, melupakan aurat anak dan istrinya, melupakan pemahaman islam anak dan istrinya. Keluarga yang terjaga dari pelanggaran syariat akan memudahkan jalan rezeki sang ayah yang halal dan berkah... Sebaliknya, rezeki yang halal dan berkah akan memudahkan keluarga untuk semakin dekat kepada Allah. Semoga Allah mudahkan para ayah dalam menjemput rezeki di dunia dan menjaga diri dan keluarganya dari kerugian di akhirat.